Refleksi Kartini : Untukmu Wahai Wanita Muslimah


Wajib bagi seorang wanita muslimah yang beriman untuk mempunyai kedudukan tinggi dan terangkat dari perhatian yang lebih dari hanya sekedar keindahan tubuh dan pakaiannya, tempat tinggalnya dan tempat pertemuannya.

Seorang wanita muslimah yang beriman akan mencapai kedudukan yang tinggi dan mulia jika memperhatikan aqidahnya yang muncul dari kedalaman hatinya, cinta dan loyalitas kepada Allah Rabbnya, berharap dan takut kepada Allah , inilah aqidah yang mendorongnya untuk berlomba-lomba didalam ketaatan kepada Allah Rabbnya yang menguasai langit dan bumi, dan berlomba-lomba untuk tunduk kepada Allah .

Ketaatan dan ketundukan ini muncul dari ilmu yang kokoh terhadap Al-Quran dan sunnah Rasulullah, seorang wanita muslimah yang beriman mengetahui dengan yakin bahwasannya ia diciptakan oleh Allah dan akan kembali kepada-Nya, dan Allah telah memilih seorang wanita agar menjadi ibu para umat manusia, seorang wanita adalah ibu para manusia yang mereka merasa tenang kepadanya, mereka merasa gembira didunia dan akhirat lantaran suri tauladan seorang wanita yang shalihah dan pendidikannya yang tinggi dan mulia, dan kepemimpinannya yang lembut dan bijaksana, dan dengan pengajarannya yang bersandar kepada kitab Al-Qur’an dan sunnah Rasul-Nya.

Seorang wanita adalah ibu bagi masyarakat yang bijaksana dirumah suaminya, Rasulullah bersabda :

“Seorang wanita adalah seorang pemimpin dirumah suaminya dan ia bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya”

Sebagian penyair mengatakan :

Seorang ibu adalah sekolahan
Jika anda menyiapkannya
Berarti anda menyiapkan generasi yang baik
Seorang ibu adalah taman
Jika seseorang memeliharanya ia akan tumbuh dengan baik
Seorang ibu adalah guru pertama …….

Tidaklah para ulama yang terkemuka, dan para penceramah yang mahir dan fasih melainkan dilahirkan dari perempuan-perempuan yang baik. Maka hendaknya seorang wanita yang shalihah menjadi anak perempuan yang beradab, isteri yang taat dan seorang ibu yang bertakwa. Hingga masyarakat islami tumbuh, berdiri diatas kesucian dan kehormatan dan ketakwaan, dan keimanan. Dan Allahlah yang mengetahui tujuan dan niat dan Dialah yang dimintai pertolongan dan tidak ada kekuatan dan daya melainkan dengan pertolonganNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s