Dan …. Monyet Pun Jatuh ……


Saat hati ku gundah dengan peristiwa akhir-akhir ini , seorang sahabat menceritakan kembali nasehat Ust Rahmat Abdullah almarhum tentang GODAAN DUNIA yang dahulu pernah aku dengar.
Alkisah, ada cerita seekor monyet sedang nangkring di pucuk pohon besar. Monyet tidak sadar jika dirinya menjadi bahan pembicaraan tiga angin besar, yaitu Angin Topan,Tornado dan Angin Bahorok. Ketiga angin itu rupanya sedang mengadu kekuatan ” siapa paling cepat menjatuhkan monyet dari pohon tersebut maka akan di nobatkan menjadi  angin yang paling hebat “. Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik. Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik. Angin Bahorok senyum ngeledek, 15 detik juga jatuh tuh monyet.
Lalu satu persatu ketiga angin itu maju. Angin TOPAN duluan, dia tiup sekenceng-kencengnya, Wuuusss… Merasa ada angin besar datang, si monyet langsung megang batang pohon. Dia pegang sekuat-kuatnya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah.

Giliran Angin TORNADO. Wuuusss… Wuuusss…Dia tiup sekencang-kencangnya. Tidak jatuh juga tuh monyet.  Akhirnya angin tornado menyerah.

Terakhir, Angin BAHOROK. Lebih kenceng lagi dia tiup. Whuuuss… Whuuuss… Whuuuss… Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Tidak jatuh-jatuh juga.
Akhirnya Ketiga angin gede itu mengakui dan sepakat jika si monyet tersebut memang jagoan. dan tangguh, punya daya tahannya luar biasa.
Tidak lama kemudian, datanglah Angin SEPOI-SEPOI dan berkata ingin  ikutan jatuhin si monyet dan tertawalah ketiga angin sambil mengejek ,” Yang gede saja nggak bisa, apalagi yang kecil”.
Tidak banyak bicara, Angin SEPOI-SEPOI langsung action niup ubun-ubun si monyet. Psssss…Pssss….. Enak banget …. Adem… Seger… Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama monyet pun tertidur,  terlepas pegangannya dan jatuhlah si monyet.

HIKMAH :
Sahabat, dari Kisah diatas hikmah yang bisa kita ambil adalah:
Boleh jadi ketika kita Diuji dengan KESUSAHAN… Dicoba dengan Penderitaan… Didera Malapetaka… Kita kuat bahkan lebih kuat dari sebelumnya…
Tapi jika kita diuji dengan KENIKMATAN… KESENANGAN… KELIMPAHAN… Biasanya kita mudah terlena dan terlupa, dan saat itulah kita mudah jatuh dan menjauh dari sang Pencipta..! Berhati-hatilah dan berjaga2lah..!
About these ads

5 pemikiran pada “Dan …. Monyet Pun Jatuh ……

  1. Kita sering kali lihai menghindari batu besar yang menghadang jalan kita, namun sering lalai menghindari baru kerikil kecil yang menggelincirkan langkah kita. Kesandung batu, sakitnya tak seberapa. Tapi terpelanting jatuh karena tergelincir, sakitnya berlipat2…
    hehehe….

    • bener banget far, ya seperti itulah kita, dengan ujian yang kecilpun kita malah sering terlena.
      terima kasih sudah berkunjung

  2. makasih mas nop..gara2 baca artikel ini aq jadi tersadar kalau dalam menjalani hidup ini tidak boleh lengah sekalipun… : )

    • sami2 rur, bener banget, yang semangat,
      yang kita anggap sepele, ternyata itu malah menjadi bumerang buat kita.

      sering2 mampir ke blog ku ya, hehe

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s